Menyayangkan! Isu Yang Berkembang DPRK Bener Meriah Lamban Berpikir Dan Bertindak


Sangrajawalinews.my.id  – Redelong Daging sapi bantuan dari presiden RI Prabowo Subianto, telah di salurkan Kepada para penerima yang terkenak dampak banjir dan longsor di Bener meriah.

Polemik pengadaan sapi meugang tahun 2026 di Kabupaten Bener Meriah kian menjadi perbincangan publik. Isu transparansi anggaran dan kualitas sapi yang dibagikan memicu sorotan tajam terhadap Dinas Pertanian setempat.

Hingga saat ini Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Bener Meriah, yang dalam hal ini, belum memanggil Dinas Pertanian Bener Meriah untuk dilakukan Rapat Dengar Pendapat Dengan para legislatir atau Komisi B yang membidangi Pertanian, sedangan isu ini sudah menjadi isu publik.

Mahyudin, salah seorang tokoh masyarakat Bener Meriah,  mengatakan kepada Sangrajawalinews.my.id, “Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Bener Meriah, harus segera mengambil langkah,  untuk memanggil Plt. Kepala Dinas Pertanian, guna melaksanakan rapat dengar pendapat.

Agar masalah dan isu ini segera mendapatkan titik kejelasan dan supaya kalangan masyarakat Bener Meriah tidak bertanya-tanya, ungkap Mahyudin.

Tambahnya lagi, Dewan Perwakilan Rakyat dalam hal ini Komisi B, harus sigap dalam mengambil langkah-langkah yang kongkrit.

Karena saya rasa dengan anggaran 4.5 Milyar itu, masyarakat yang menerima bantuan Daging meugang pasti lebih dari cukup, tidak seperti yang terjadi di beberapa desa yang menurut berita yang tayang di beberapa sumber per-KK masyarakat hanya mendapatkan 4-5 ons daging.

Bahkan ada di satu desa masyarakat hanya menerima daging meugang 1,7 ons saja per-KK nya, ungkap mahyudin dengan menunjukan ekspresi Jengkelnya kepada Pemerintah Daerah.

Iya juga menambahkan, Aparat Penegak Hukum (APH) untuk segera melakukan audit terhadap proses pengadaan sapi dan danging Meugang tersebut. Langkah itu, menurutnya, penting guna menjaga stabilitas kepercayaan publik terhadap Pemerintah Kabupaten Bener Meriah, khususnya Dinas Pertanian. Tutup Mahyudin. (CD)

\ Get the latest news /

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *