Nyaris Baku Hantam, Wartawan dan Warga Bersitegang di Kuyun Uken Celala

Sangrajawalinews.my.id – Takengon – Insiden nyaris baku hantam terjadi antara seorang warga dengan wartawan di Desa Kuyun Uken, Dusun 3, Kecamatan Celala, Kabupaten Aceh Tengah. (Takengon, 13 April 2026)

Peristiwa ini bermula saat seorang warga berinisial J melontarkan keberatan terhadap kehadiran awak media di lokasi.

Ia menuding media membuat keresahan dan meminta agar tidak “membesar-besarkan” pemberitaan.

“Media ini jangan buat onar dan jangan naik-naikkan berita,” ujar J dengan nada tinggi.

Pernyataan tersebut langsung ditanggapi oleh wartawan yang berada di lokasi, termasuk seorang wartawati berinisial N.

Ia menegaskan bahwa kehadiran mereka bukan untuk membuat masalah, melainkan menyampaikan aspirasi masyarakat terkait kondisi jalan di wilayah tersebut.

Menurut N, pihaknya secara pribadi bermaksud menyampaikan permohonan kepada pihak terkait, termasuk kepada Bapak Pijas, agar jalan di Kuyun Uken dapat diperbaiki sehingga layak dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.

“Kami tidak menaikkan berita karena menjaga nama baik. Kami hanya bermohon secara pribadi agar jalan ini diperbaiki demi kepentingan masyarakat,” jelasnya.

Namun, warga berinisial J tetap bersikeras dan terus menyudutkan pihak media.

Ia bahkan menyinggung laporan sebelumnya dari seseorang bernama Oteh Gerdi, yang menurutnya terkait dengan aktivitas media tersebut.

Perdebatan pun memanas hingga nyaris terjadi kontak fisik. Beruntung, operator alat berat (beko) yang sedang bekerja di lokasi segera turun tangan dan melerai kedua pihak, sehingga situasi dapat dikendalikan.

Diketahui, tujuan kedatangan awak media ke lokasi juga untuk mengingatkan operator alat berat agar pengerjaan jalan dilakukan dengan baik, termasuk memastikan tidak ada aliran air yang merusak badan jalan.

Selain itu, media juga menyarankan agar material longsoran yang mempersempit badan jalan segera dibersihkan demi keselamatan pengguna jalan, terutama di jalur menurun.

Insiden ini menjadi pengingat bahwa tugas jurnalis dalam menyampaikan informasi kepada publik seharusnya mendapat perlindungan dan dukungan, bukan justru dihalangi atau diintimidasi.*** (CD)

\ Get the latest news /

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *