Setahun Memimpin Aceh Tengah, Haili Yoga–Muchsin Hasan, Catat Pelayanan Terbaik dan Lonjakan Tata Kelola

Sangrajawalinews.my.idTakengon – Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah menggelar dialog refleksi satu tahun kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Aceh Tengah bersama insan pers, Sabtu 14 Februari 2026, di Gedung Ummi Pendopo Bupati Aceh Tengah.

 

Genap setahun kepemimpinan Haili Yoga dan Muchsin Hasan menjadi momentum evaluasi capaian pemerintahan sekaligus memetakan tantangan empat tahun ke depan.

 

Dalam dialog itu, Bupati didampingi Wakil Bupati serta Sekretaris Daerah Mursyid memaparkan arah kebijakan yang difokuskan pada perubahan perilaku aparatur, peningkatan pelayanan publik, dan penguatan kedekatan pemerintah dengan masyarakat.

 

Di hadapan puluhan kuli tinta, Bupati Haili Yoga menegaskan bahwa sejak awal kepemimpinannya, pemerintah daerah membangun konsep pelayanan berbasis masjid.

 

Aparatur, menurut Haili Yoga, harus memposisikan diri sebagai pelayan masyarakat, bukan sebaliknya.

 

Langkah itu, kata orang nomor satu di daerah ini, dimulai dari Masjid Agung Ruhamah yang kini tidak hanya difungsikan sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat komunikasi dan pelayanan publik.

 

Bahkan, ruang kerja pimpinan daerah ditempatkan di kawasan masjid guna memangkas birokrasi dan mempermudah akses pelayanan bagi masyarakat.

 

Sejumlah program sosial turut digulirkan, seperti ahad berkah, santunan rutin bagi masyarakat kurang mampu dan anak yatim, pengajian, hingga pembinaan imam kampung.

 

Pendekatan ini dinilai sebagian dari upaya membangun pelayanan berbasis nilai keagamaan dan sosial yang lebih menyentuh bagi masyarakat.

 

Dalam sektor pelayanan publik, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Aceh Tengah dinobatkan sebagai pelayanan terbaik.

 

Dimana bayi yang lahir maupun masyarakat terdampak bencana kini langsung memperoleh dokumen penting seperti KTP, KK, dan akta kelahiran secara cepat dan terintegrasi.

 

Dari sisi tata kelola, capaian signifikan terlihat pada Monitoring Center for Prevention (MCP) KPK. Saat dilantik pada 14 Februari 2025 oleh Gubernur Aceh Muzakir Manaf, progres rekon aset daerah baru mencapai 15 persen. Melalui pengawalan intensif dan komunikasi yang diperkuat di jajaran OPD, rekon aset berhasil diselesaikan 100 persen pada Mei 2025.

 

Peringkat MCP KPK Aceh Tengah melonjak dari posisi 21 menjadi peringkat pertama di Provinsi Aceh dengan nilai 87–88. Transparansi pelaporan dana desa, BOS, BOK dan anggaran lainnya menjadi faktor utama peningkatan tersebut.

 

Selain itu, Aceh Tengah juga meraih penghargaan utama layanan BPJS yang diserahkan oleh Menteri Koordinator bersama Menteri Kesehatan atas komitmen pelayanan kesehatan masyarakat.

 

Ke depan, Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah tengah menyiapkan qanun kebersihan kampung sebagai upaya mendorong budaya gotong royong dan kebersihan lingkungan.

 

Program ini diyakini akan berdampak pada peningkatan kunjungan wisata dan pendapatan daerah, sekaligus selaras dengan prioritas nasional.

 

Sementara itu, Wakil Bupati Muchsin Hasan menegaskan, bahwa program Sapa Magrib dan Safari Jumat akan terus dilanjutkan untuk menyerap aspirasi masyarakat.

 

Dengan fondasi satu tahun pertama ini, keduanya optimistis Aceh Tengah akan semakin Islami, maju, dan sejahtera dengan dukungan penuh masyarakat.

 

Editor : Haidir Putra

\ Get the latest news /

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *