Kepala Dinas Bapenda Kota Makassar Dinilai Alergi Terhadap Wartawan Saat Ingin Di Konfirmasi Langsung Serta Melalui Via Pesan Singkat Whatsapp Terkait Server rusak Sudah Seminggu lebih Eror.Tdiak Ditanggapi
Sudah Seminggu Lebih Server Bapenda Makassar Tidak Terkoneksi Ke kantor BPN dengan alasan rusak, Kepala Inspektorat Kota Makassar diminta Untuk Lakukan Pemerikasaan Terkait Anggaran Pemeliharaan Server Tersebut, Dimana dampak peristiwa tersebut pelayanan terhentikan di kantor badan pertahanan kota mksr terkait SK,dan NTPD balik nama sertifikat warga. Yg sudah kurang lebih hampir dua minggu ini beberapa warga bolak balik ke kantor Badan pertanahan kota mksr Namun Pelayanan tidak dapat terlayani.
MAKASSAR, – Layanan Nomor Tunggal Pendaftaran Daerah (NTPD) di kantor badan pertanahan kota makassar (BPN kota makssar ) Provinsi Sulawesi Selatan.
tidak dapat terkoneksi ke jaringan Badan Pertanahan Nasional (BPN), sehingga menimbulkan kerugian baik dari sisi waktu maupun materil bagi masyarakat yang mengurus layanan terkait.
Banyak warga yang datang ke kantor badan pertanahan untuk mengurus perizinan dan layanan lain yang berkaitan dengan NTPD balok nama SHM harus pulang tanpa mendapatkan kelanjutan proses.
Beberapa masyarakat yang diwawancarai menyampaikan bahwa mereka telah datang berkali-kali dan bahkan harus mengeluarkan biaya tambahan perjalanan pulang balik mengurus SPS untuk didapatkan. Namun Penjelasan yg dikeluarkan badan pertanahan kota makasssr terhadap warga bahwa keterlambatan proses yang disebabkan oleh masalah konektivitas server tersebut.
“Salah seorang warga yang enggan di sebutkan namanya dalam pemberitaan ini dimana Ia sudah hampir dua minggu datang kekantor BPN, hanya , mendapatkan penjelasan sistemnya BADAN PENDAPATAN DAERAH tidak terkoneksi ke BPN.
dimana kejadian itu Saya harus mengwluarkan biyaya tambahan mobilisasi.” ujar salah satu warga yang tidak ingin disebutkan namanya.
Ketika awak media mencoba untuk mendapatkan klarifikasi terkait masalah ini dan bertemu dengan Kepala Bapenda Sulawesi Selatan, pihaknya dinyatakan tidak dapat menerima kunjungan atau memberikan keterangan kepada media.
Petugas kantor yang ditemui hanya menyampaikan bahwa masalah teknis sedang dalam proses penanganan, namun tidak dapat memberikan rincian kapan sistem akan kembali berjalan normal atau penyebab pasti dari gangguan koneksi tersebut.
Masyarakat menginginkan pihak Bapenda segera mengambil langkah konkret untuk menyelesaikan masalah ini, serta memberikan informasi yang transparan terkait perkembangan penanganan kendala teknis yang sedang terjadi.
Selain itu, diharapkan juga ada upaya untuk mengkompe
nsasi atau mempermudah proses bagi masyarakat yang telah merasakan kerugian akibat gangguan layanan ini.
Hingga Berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan dari pihak dinas bapenda,
Redaksi: SINARPIN DN TINRI






