Petugas keamanan LRT Jabodebek pada Rabu (12/8) malam pukul 21.50 wib, berhasil menggagalkan upaya pencurian terhadap aset LRT Jabodebek di Stasiun Cawang. Seorang terduga pelaku berhasil diamankan oleh petugas LRT Jabodebek.
Kejadian tersebut diketahui melalui pemantauan CCTV oleh petugas dan mendeteksi kabel grounding yang telah putus tampak bergerak seperti sedang ditarik. Mengetahui hal tersebut, petugas langsung menyisir ke lokasi dan berhasil menggagalkan aksi tersebut serta mengamankan pelaku.
“Pelaku yang tertangkap tangan langsung diamankan dan dibawa ke Stasiun Cawang untuk dilakukan interogasi. Selanjutnya, petugas menyerahkan kepada Polres Metro Jakarta Timur untuk diproses lebih lanjut sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” terang Manager of Public Relations LRT Jabodebek, Radhitya Mardika.
Dari kejadian ini, Manager of Security LRT Jabodebek, Letkol Pas Yoyok Priambodo mengarahkan langsung petugas LRT Jabodebek untuk turut membawa sejumlah barang bukti dari terduga pelaku, diantaranya satu unit sepeda motor milik pelaku yang disimpan di area JPO E, satu unit ponsel, dan kunci pas.
“Kesigapan dan koordinasi petugas di lapangan menjadi kunci keberhasilan penanganan kasus upaya pencurian di lingkungan LRT Jabodebek. Kesigapan tim menjadi bentuk upaya menjaga aset perusahaan sekaligus memastikan keselamatan & keandalan operasional LRT Jabodebek,” ucap Letkol Pas Yoyok Priambodo.
Sebagai informasi, kabel grounding merupakan bagian dari sistem proteksi kelistrikan yang membantu mengalirkan arus listrik ke tanah saat terjadi kondisi tertentu, sehingga membantu melindungi peralatan dan menjaga keselamatan sistem kelistrikan.
“KAI mengimbau masyarakat untuk turut menjaga aset-aset fasilitas publik, termasuk milik LRT Jabodebek. Gangguan terhadap komponen vital seperti ini berpotensi menimbulkan dampak pada keselamatan dan kelancaran perjalanan, yang pada akhirnya merugikan masyarakat luas sebagai pengguna,” tutup Radhitya.
Artikel ini juga tayang di VRITIMES





