Suasana Hikmat dan Kekompakan Warnai Idul Fitri di Kampung Parang Lambere’, Jeneponto

JENEPONTO, SULAWESI SELATAN – 21 MARET 2026 – Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 H di Kampung Parang Lambere’, Desa Pappalluang, Kecamatan Bangkala Barat, Kabupaten Jeneponto, berlangsung dengan suasana yang sangat hikmat, penuh makna, dan kental dengan nuansa kekeluargaan khas pedesaan. Masyarakat berkumpul bersama untuk merayakan kemenangan setelah sebulan penuh beribadah puasa, sekaligus mempererat tali silaturahmi yang telah terjalin erat.

Acara dimulai dengan pelaksanaan shalat Idul Fitri yang dipimpin oleh S Dg Nappa, yang juga menyampaikan khotbah hari raya. Dalam penyampaiannya, S Dg Nappa mengingatkan seluruh jamaah akan inti dari perayaan Idul Fitri, yaitu kembali kepada fitrah kesucian, memaafkan sesama, serta menjadikan ibadah di bulan Ramadhan sebagai bekal untuk meningkatkan kualitas iman dan amal keseharian. Khotbah disampaikan dengan bahasa yang menyentuh hati, mudah dipahami, dan selaras dengan kehidupan masyarakat setempat.

filter: 0; fileterIntensity: 0.0; filterMask: 0; captureOrientation: 0;
brp_mask:0;
brp_del_th:null;
brp_del_sen:null;
delta:null;
module: photo;hw-remosaic: false;touch: (0.058333334, 0.69635415);sceneMode: 8;cct_value: 0;AI_Scene: (-1, -1);aec_lux: 0.0;aec_lux_index: 0;albedo: ;confidence: ;motionLevel: -1;weatherinfo: null;temperature: 47;

Selain aspek keagamaan, momen ini juga menjadi wadah penyampaian informasi dan harapan bagi kemajuan daerah. J Dg Ngeppe selaku perwakilan desa membacakan sambutan yang berisi pesan dari Bupati dan Wakil Bupati Jeneponto. Salah satu poin utama yang disampaikan adalah pencapaian gemilang daerah, di mana pertumbuhan ekonomi penduduk pada tahun 2025 tercatat sebesar 6,59%. Angka ini merupakan angka tertinggi di peringkat kelima wilayah Sulawesi Selatan dan juga merupakan rekor terbaik selama lima tahun terakhir. Pencapaian ini menjadi bukti nyata upaya pembangunan dan kesejahteraan yang dirasakan langsung oleh masyarakat, termasuk di wilayah pedesaan seperti Pappalluang.

Acara semakin hidup dan bermakna dengan adanya pengarahan dari P Dg Ngalle, tokoh masyarakat yang dihormati di wilayah tersebut. Dalam penyampaiannya, P Dg Ngalle mengangkat kisah dan perumpamaan yang berakar dari kearifan lokal Daerah Makassar. Penyampaiannya diselingi dengan humor yang segar dan lucu, namun di baliknya terselip pesan moral dan nasihat yang sangat dalam. Ia mengajak masyarakat untuk terus bekerja keras, menjaga kerukunan, serta melestarikan nilai-nilai luhur budaya dan agama sebagai pondasi kemajuan bersama.

Suasana akrab dan sederhana yang tercipta di Kampung Parang Lambere’ menunjukkan bahwa perayaan Idul Fitri bukan sekadar tradisi, melainkan perwujudan kebersamaan. Di tengah pencapaian ekonomi yang membanggakan, masyarakat tetap diingatkan untuk tidak melupakan nilai-nilai kemanusiaan dan spiritualitas yang menjadi identitas bangsa.

SINARPIN DN TINRI

\ Get the latest news /

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *