SangrajawaliNews.Com, Kota Cirebon – Entah siapa yang mesti di salahkan karena ulah dari sekitar 8 orang siswa Mts ( Madrasah Tsanawiyah ) Madinatunnajah Kota Cirebon yang berkumpul di sebuah warung di Kawasan DukuhSemar Kota Cirebon tak jauh dari lingkungan Pesantren Madinatunnajah di duga sedang asik meminum sesuatu campuran minuman yang memabukkan dan disana terdapat Rf seorang anak kelas 5 MI ( Madrasah Ibtidaiyah ) yang pada akhirnya ikut meminumnya sehingga konon kata warga setempat menjadi mabuk, Sabtu 24 Februari 2024.
Dalam hal ini Yt orang tua Rf merasa marah karena anaknya menjadi mabuk dan bertingkah aneh sehingga meminta pertanggung jawaban Yayasan Pesantren Madinatunnajah dengan mendatangi MI dan bertemu dengan Rohiman Kepala Madrasah ( Kamad ) didampingi pihak keluarga Selasa 27 Februari 2024.
Saat konfirmasi ke Madrasah di sinyalir terdapat banyak kejanggalan keterangan dari pihak Kamad yang mengatakan bahwa saat kejadian tersebut anak anak Mts semua ada di Sekolah sementara menurut keterangan orangtua Rf sekitar 8 anak Mts ada di warung dan meminum sesuatu yang memabukkan tersebut.
Akhirnya pada malam hari kembali di adakan pertemuan dan di fasilitasi anggota Polsek Seltim dan masih belum ada titik temu hingga besoknya Rabu 28 Februari 2024 kembali di adakan pertemuan antara orang tua Rf bersama orang tua para siswa Mts di Yayasan Pesantren yang kembali difasilitasi pihak Polsek Seltim, Polres Cirebon Kota dan BNN Kota Cirebon namun tetap belum ada titik temu, dan orantua Rf akan terus melanjutkan masalah ini dengan melaporkan ke Polres guna mencari tau siapa dalang semuanya.
Namun sangat di sayangkan pihak Yayasan Pesantren seolah acuh dengan kejadian ini bahkan pihak Madrasah pun seakan selalu menyudutkan Rf yang disini dinilai sebagai korban.( Prayoga )






