SangrajawaliNews.Com, Lampung – Salah satu warga desa Serdang yg Engan disebutkan namanya ,menceritakan ke awak media bahwa tetangganya di kasih amplop yang isinya 70 ribu, oleh seseorang yang bernama Sulastri.
Dari Sulastri diserahkan Bu kadus ,tonggoku nerimanya dari Bu kadus Mas tonngoku di kei amplop Karo Sulastri Serdang karang asem melalui Bu kadus isine 70 ribu ,jelasnya
Setelah ditelusuri oleh awak media ,teryata Sulastri ini yang ramai dalam pemberitaan di beberapa media online ,yang mana panwaslu telah mengamankan 9 dus gelas begambarkan Paslon di kediamannya, dan informasi yang didapat dari warga yg berinisial SDK Sulastri ini sebagai kpps.

Lain hal nya yang dikatakan salah satu warga jatibaru yang Engan disebut namanya ,,menggaku telah direkrut Nina sebagai team TPS
Hasil penelusuran awak media Nina salah satu kordes team dari caleg Ali sopyan DPRD Lamsel,,, Rido DPRD propinsi dan patimura DPR RI.
Warga yang di rekrut Nina sebagai ketua tps ,bertugas mencari / merekrut 15 – 30 orang calon pemilih dengan janji ada 3 permen ,ucapan Ali Sopian saat pengukuhan kordes dan kordinator TPS di rumah makan PK kumis desa sinarogan
Iyo mas mosok ngk sesuai janjine ,,aku ngolek wong dulur dan konco cedek wes setor data KTP 32 malah dikasih cangkir dan amplopnya sepuluh isine amplop cuman 25 ribu ,sementara jare Andre selaku korcam bilang janjinya Ali Sopian pas pembentukan team pertama ngone Andre janjine ngk nrimo proposal cuma nanti ada 50 ribu untuk satu orang pemilih ,dan waktu itu ada rekamanya di dengarkan beberapa orang ternyata ngk sesuai Kabeh mas
Jadine aku isin wong 32 seng tak rekrut seng amplope cuma 10 isine 25 pisan ,,Iki tak bagi jadi runyam ngk tak bagi piye bingung jadine
Dan di tempat terpisah suhesti menceritakan ke awak media bahwa ada warga yang curhat terkait di duga mani politik dan akhirnya dari pada bingung dan terjadi masalah kemudian hari lebih baik diserahkan ke panwaslu sama
Mbk ini kan ramai di pemberitaan ,,dari pada sampean bingung mburine enek masalah serahke panwaslu AE ,,
Soal winggi sampean Trimo kan sampean ngk ngerti rek mbagi mbagi duit Iku bisa di pidana jelasnya
Rasa takut warga yang berinisial s berujung menyerahkan ke suhesti ,untuk diserahkan ke panwaslu .
Pada hari Selasa suhesti pun menyampaikan amanat menyerahkan dan melaporkan diduga bukti many politik dari warga berinisial S,yang diterima dari kordes Nina tianinda,karena sebelumnya beradar kabar ,Nina buat fitna bahwa amplop di ambil kordes jati indah.
Saat dimintai peryataan secara tertulis oleh salah satu team Ali Sopian Nina tidak mau ,di konfrontir juga tidak mau, tapi tiba – tiba beredar di masyarakat amplop dari Nina berisakan kertas dua kertas suara atas nama m Rido dan Ali Sopian dan duit Rp 25000
Di duga kordes Nina tianinda mau gelapkan duit dari caleg yang harus di bagikan ke warga. ( Tim )






