Bali, 19 Oktober 2026 – ICANN87 Annual General Meeting resmi dibuka di Mangupura Hall, Bali. Penyelenggaraan ini menjadi momentum bersejarah bagi Indonesia sebagai tuan rumah rapat publik Internet Corporation for Assigned Names and Numbers (ICANN) untuk pertama kalinya. Kegiatan yang dihadiri sekitar 2.000 peserta ini diselenggarakan dengan Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI) sebagai tuan rumah bersama Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) serta Pemerintah Provinsi Bali.
Dalam sambutannya, Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, Meutya Hafid, menekankan pentingnya membangun ekosistem internet yang tidak hanya terhubung secara global, tetapi juga aman dan tepercaya. Ia menyampaikan bahwa jumlah nama domain .id telah melampaui 1,6 juta per September 2026, mencerminkan pertumbuhan identitas digital Indonesia yang semakin kuat.
Meutya juga menyoroti komitmen PANDI dalam mendukung pelestarian budaya melalui teknologi digital, salah satunya melalui peluncuran domain beraksara Bali pada Desember 2025. Inisiatif tersebut akan terus dikembangkan melalui dukungan terhadap penggunaan aksara Nusantara lainnya, termasuk Sunda, Jawa, Pegon, dan Batak, dalam sistem nama domain internet.
Sementara itu, Presiden dan CEO ICANN, Curtis Lindqvist, menyampaikan apresiasinya kepada PANDI dan komunitas aksara Indonesia atas kontribusi dalam pengembangan Label Generation Rules (LGR) untuk aksara Bali, Jawa, dan Pegon. Pengembangan ini menjadi bagian penting dalam mendorong keberagaman bahasa dan aksara pada ekosistem internet global.
Curtis juga menegaskan bahwa fokus ICANN tahun ini diarahkan pada tahap implementasi berbagai program strategis, termasuk proses evaluasi terhadap 1.615 aplikasi dalam program New Generic Top-Level Domains (New gTLD) Putaran 2026.
Sebagai bagian dari ekosistem industri domain, PT AIDI Digital Global (ADG) melalui layanan Registry Service Provider (RSP.id) turut berpartisipasi aktif dalam rangkaian ICANN87. Partisipasi tersebut mencakup berbagai sesi strategis yang membahas pencegahan penyalahgunaan sistem nama domain (DNS Abuse), penguatan ketahanan country code Top-Level Domain (ccTLD), serta perkembangan program New gTLD Putaran 2026.
Keikutsertaan ADG melalui RSP.id mencerminkan komitmen perusahaan untuk terus mengikuti perkembangan tata kelola internet global, memperkuat kapasitas layanan registry, serta mendukung pengembangan ekosistem nama domain yang aman, stabil, dan berkelanjutan.
Penyelenggaraan ICANN87 di Bali menjadi momentum penting untuk memperkuat posisi Indonesia dalam tata kelola internet internasional sekaligus membuka peluang kolaborasi yang lebih luas antara pemangku kepentingan nasional dan komunitas internet global.
Artikel ini juga tayang di VRITIMES





