Spillify, YHKMI, dan Dinsos Depok meluncurkan program inklusi digital di Balai Kota Depok pada 30 September 2026 untuk 50 penyandang disabilitas, UMKM, dan warga pra-sejahtera. Tanpa syarat followers atau modal, peserta diajak menghasilkan uang dari media sosial dengan menjalankan Quest dari brand. Program ini berlanjut ke Bogor dan Jakarta sepanjang Oktober, disertai pelatihan lanjutan seperti pemasaran digital dan pengelolaan keuangan usaha.
DEPOK, 30 September 2026 – Platform aktivasi konsumen Spillify bersama Yayasan Harapan Karya Muda Indonesia (YHKMI) dan Dinas Sosial Kota Depok menggelar sosialisasi program inklusi digital di Ruang Teratai, Balai Kota Depok, Rabu (30/9/2026). Program ini mengajak warga menjadikan aktivitas media sosial sehari-hari sebagai sumber penghasilan, tanpa syarat jumlah pengikut maupun modal besar.
Sebanyak 50 warga hadir, terdiri atas 10 penyandang disabilitas, 25 pelaku UMKM, dan 15 warga pra-sejahtera. Pada hari yang sama, peserta langsung terdaftar sebagai Spillers dan ikut kampanye brand yang sedang berjalan.
Di Spillify, brand merancang Quest berupa kunjungan toko, ulasan produk, pembuatan konten, atau referral. Spillers yang menjalankan Quest tersebut mendapat Spiller Points dan reward lainnya.
“Kami tidak mencari influencer. Kami mencari konsumen nyata,” kata Firman Natayudha, Founder & CEO Spillify. “Dan konsumen nyata ada di mana-mana, termasuk di antara mereka yang selama ini merasa tidak punya tempat di ekosistem digital.”
Di akhir sesi, seorang peserta penyandang disabilitas menyampaikan kesannya. “Akhirnya ada tempat tanpa diskriminasi. Saya bisa dipandang tanpa melihat atau menilai bahwa saya memiliki disabilitas,” ujarnya.
Muhammad Ihsan, Ketua YHKMI sekaligus perwakilan Dinas Sosial Kota Depok, membuka kegiatan tersebut. “Ini adalah kesempatan bagi kita semua untuk membangun keterampilan di bidang pemasaran digital,” katanya.
Program berlanjut ke SMK IBG 2 Bogor pada Kamis (1/10/2026), lalu ke sejumlah SMK lain di wilayah Bogor sepanjang Oktober, dan ke Jakarta pada akhir Oktober 2026. Peserta di Depok juga akan mendapat program lanjutan berupa workshop pemasaran digital untuk UMKM, sesi pengelolaan keuangan usaha, dan pelatihan pembuatan konten.
Artikel ini juga tayang di VRITIMES

