Dupoin Futures Soroti Potensi Pelemahan Harga Emas (XAUUSD) Setelah Reli Dua Bulan

Pergerakan harga emas (XAUUSD) diperkirakan masih akan diwarnai volatilitas tinggi pada perdagangan hari Kamis (13/8). Berdasarkan analisis terbaru dari Dupoin Futures, peluang koreksi jangka pendek mulai terlihat setelah harga gagal mempertahankan momentum kenaikan di area resistance penting. Meski demikian, prospek emas (XAUUSD) secara fundamental masih relatif positif karena permintaan terhadap aset safe haven tetap terjaga di tengah ketidakpastian global.

Menurut analis Dupoin Futures, Geraldo Kofit, pelaku pasar perlu mencermati sinyal teknikal yang mulai menunjukkan pelemahan, sembari tetap memperhatikan perkembangan faktor fundamental yang berpotensi memengaruhi arah pergerakan harga.

Dalam kajian teknikal Dupoin Futures, emas (XAUUSD) pada time frame H4 memperlihatkan indikasi bahwa momentum bullish mulai kehilangan tenaga. Salah satu sinyal yang menjadi perhatian adalah terjadinya false break pada area resistance 4.433. Harga sempat menembus level tersebut, tetapi tidak mampu bertahan dan akhirnya kembali bergerak di bawah resistance. Pola seperti ini sering diartikan sebagai indikasi bahwa tekanan beli mulai melemah dan pasar belum memiliki kekuatan yang cukup untuk melanjutkan reli dalam waktu dekat.

Menurut Geraldo Kofit, kegagalan harga mempertahankan posisi di atas resistance membuka peluang terbentuknya pola Double Top, yaitu salah satu pola pembalikan arah yang cukup sering digunakan dalam analisis teknikal. Pola tersebut muncul ketika harga dua kali gagal melewati level puncak yang sama, sehingga mengindikasikan mulai berkurangnya dominasi buyer. Apabila pola ini terkonfirmasi melalui pergerakan harga berikutnya, maka peluang koreksi diperkirakan akan semakin besar.

Selain pola harga, indikator Stochastic juga memberikan sinyal yang mendukung skenario pelemahan. Dalam analisis Dupoin Futures, indikator tersebut menunjukkan potensi Bearish Divergence, yakni kondisi ketika harga masih berada di area tinggi tetapi momentum pada indikator justru mulai menurun. Perbedaan arah antara harga dan indikator tersebut umumnya menjadi tanda bahwa tren naik mulai kehilangan kekuatan sehingga risiko koreksi dalam jangka pendek meningkat.

Dengan mempertimbangkan beberapa sinyal teknikal tersebut, Dupoin Futures memproyeksikan bahwa harga emas (XAUUSD) berpeluang bergerak turun menuju area support 4.359 hingga 4.313. Zona tersebut dipandang sebagai area penting yang berpotensi menjadi tempat munculnya kembali minat beli apabila tekanan jual mulai mereda. Oleh karena itu, pelaku pasar disarankan untuk memperhatikan respons harga ketika memasuki area support tersebut sebelum menentukan strategi transaksi berikutnya.

Meskipun peluang koreksi mulai terbuka, Dupoin Futures menilai bahwa pelemahan yang berpotensi terjadi masih bersifat teknikal dan belum menjadi sinyal perubahan tren utama. Koreksi seperti ini merupakan bagian yang wajar setelah harga mengalami kenaikan yang cukup signifikan dalam beberapa waktu terakhir. Selama tidak terjadi perubahan besar pada sentimen pasar maupun struktur teknikal jangka menengah, peluang tren bullish untuk kembali berlanjut masih tetap ada.

Dari sisi fundamental, prospek harga emas (XAUUSD) masih memperoleh dukungan dari perkembangan ekonomi global. Salah satu sentimen positif datang dari data Consumer Price Index (CPI) Amerika Serikat yang dirilis sesuai dengan ekspektasi pasar. Hasil tersebut mengurangi kekhawatiran bahwa Federal Reserve (The Fed) akan kembali menaikkan suku bunga dalam waktu dekat. Berkurangnya ekspektasi pengetatan kebijakan moneter menjadi kabar baik bagi emas karena dapat mengurangi tekanan terhadap aset yang tidak memberikan imbal hasil.

Selain faktor inflasi, kondisi geopolitik juga masih menjadi pendorong utama permintaan terhadap aset safe haven. Ketidakpastian yang berkaitan dengan Selat Hormuz, salah satu jalur pelayaran energi paling strategis di dunia, masih menjadi perhatian investor internasional. Risiko terhadap kelancaran distribusi energi global membuat sebagian pelaku pasar tetap memilih menempatkan dana pada instrumen yang dianggap lebih aman, termasuk emas (XAUUSD).

Dupoin Futures juga menyoroti bahwa harga emas (XAUUSD) masih berada di level tertinggi dalam lebih dari dua bulan terakhir. Posisi tersebut menunjukkan bahwa tren jangka menengah masih memiliki fondasi yang cukup kuat meskipun dalam jangka pendek muncul peluang aksi ambil untung atau profit taking. Kondisi seperti ini lazim terjadi setelah harga mengalami reli yang cukup panjang dan mencapai area resistance penting.

Ke depan, perhatian pasar diperkirakan masih akan tertuju pada perkembangan kebijakan The Fed, arah pergerakan dolar AS, serta dinamika geopolitik global. Ketiga faktor tersebut diperkirakan akan menjadi penentu utama apakah koreksi yang terjadi hanya bersifat sementara atau berkembang menjadi pelemahan yang lebih dalam. Selain itu, perubahan pada imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat juga tetap menjadi indikator penting yang dapat memengaruhi minat investor terhadap emas.

Secara keseluruhan, Dupoin Futures menilai bahwa harga emas (XAUUSD) masih didukung oleh fundamental yang relatif positif berkat meredanya ekspektasi kenaikan suku bunga dan tetap tingginya permintaan terhadap aset safe haven. Namun, dari sisi teknikal, munculnya false break di area 4.433, potensi pola Double Top, serta sinyal Bearish Divergence pada indikator Stochastic menunjukkan bahwa ruang koreksi dalam jangka pendek semakin terbuka. Oleh karena itu, Dupoin Futures memproyeksikan emas (XAUUSD) berpotensi menguji area support 4.359 hingga 4.313 sebelum pasar kembali menentukan arah tren berikutnya. Trader dan investor disarankan tetap disiplin dalam menerapkan manajemen risiko serta mencermati konfirmasi pergerakan harga agar dapat mengambil keputusan investasi yang lebih terukur.

\ Get the latest news /

Artikel ini juga tayang di VRITIMES