Pergerakan harga emas (XAUUSD) diproyeksikan masih memiliki ruang untuk melanjutkan tren penguatan pada perdagangan hari Kamis (6/8). Berdasarkan analisis terbaru dari Dupoin Futures, prospek kenaikan logam mulia tersebut semakin menguat setelah muncul sejumlah sinyal teknikal yang mengindikasikan dominasi buyer masih sangat solid. Meski demikian, arah pergerakan harga diperkirakan tetap diwarnai volatilitas karena pelaku pasar terus mencermati perkembangan geopolitik, pergerakan dolar Amerika Serikat, serta ekspektasi terhadap kebijakan suku bunga Federal Reserve (The Fed).
Analis Dupoin Futures, Geraldo Kofit, menjelaskan bahwa secara teknikal emas (XAUUSD) pada time frame Daily berhasil menunjukkan perubahan struktur harga yang sangat positif. Setelah beberapa waktu bergerak dalam fase konsolidasi, harga akhirnya mampu menembus area tersebut dan mengonfirmasi kelanjutan tren naik. Keberhasilan keluar dari fase sideways menjadi salah satu indikasi bahwa tekanan beli kembali mendominasi pasar dan membuka peluang penguatan menuju level yang lebih tinggi.
Menurut analisis Dupoin Futures, sinyal bullish semakin diperkuat oleh keberhasilan harga keluar dari pola Bullish Pennant, yang dikenal sebagai salah satu pola kelanjutan tren (continuation pattern). Pola ini sering kali menjadi petunjuk bahwa setelah fase konsolidasi berakhir, harga memiliki peluang untuk kembali bergerak searah dengan tren utama. Dalam kondisi saat ini, breakout dari pola tersebut memperlihatkan bahwa optimisme pelaku pasar terhadap harga emas (XAUUSD) masih terjaga dan potensi reli lanjutan tetap terbuka.
Selain breakout dari Bullish Pennant, Dupoin Futures juga mencermati terbentuknya pola Double Bottom, yang semakin memperkuat peluang pembalikan arah menjadi bullish. Pola tersebut menunjukkan bahwa tekanan jual mulai kehilangan kekuatan, sementara buyer secara bertahap mengambil alih kendali pasar. Kombinasi dua pola teknikal tersebut memberikan konfirmasi yang cukup kuat bahwa tren kenaikan emas (XAUUSD) masih berada dalam jalur yang positif.
Dalam proyeksi Dupoin Futures, target kenaikan terdekat berada di area 4.354, yang menjadi resistance penting dalam pergerakan harga saat ini. Apabila level tersebut berhasil ditembus dengan dukungan volume transaksi yang memadai, maka peluang penguatan diperkirakan berlanjut menuju 4.483 sebagai target resistance berikutnya. Selama momentum beli tetap terjaga, skenario bullish masih menjadi acuan utama bagi pelaku pasar dalam jangka pendek hingga menengah.
Meski demikian, Dupoin Futures mengingatkan bahwa kenaikan yang cukup agresif juga berpotensi memunculkan aksi ambil untung atau profit taking. Oleh sebab itu, investor dan trader tetap disarankan untuk memperhatikan level resistance yang ada sebagai area evaluasi terhadap kekuatan tren yang sedang berlangsung. Koreksi jangka pendek masih mungkin terjadi, tetapi selama struktur bullish tetap terjaga, peluang kenaikan lanjutan dinilai masih lebih dominan.
Dari sisi fundamental, Dupoin Futures melihat bahwa harga emas (XAUUSD) pada sesi perdagangan Asia diperkirakan bergerak mixed karena pasar masih dipengaruhi oleh sentimen yang saling berlawanan. Salah satu faktor yang menjadi perhatian adalah perkembangan negosiasi antara Amerika Serikat dan Iran. Laporan mengenai proses diplomasi yang dinilai berjalan cukup positif berpotensi mengurangi permintaan terhadap aset safe haven, termasuk emas, karena meningkatnya optimisme terhadap stabilitas geopolitik.
Namun di sisi lain, pelemahan dolar Amerika Serikat masih menjadi faktor yang memberikan dukungan bagi harga emas (XAUUSD). Nilai tukar dolar yang bertahan di dekat level terendah dalam beberapa pekan terakhir membuat emas menjadi lebih menarik bagi investor global karena harganya relatif lebih murah bagi pemegang mata uang selain dolar AS. Kondisi ini dinilai mampu menjaga minat beli terhadap logam mulia meskipun sentimen safe haven mulai sedikit mereda.
Selain perkembangan geopolitik, perhatian investor juga tertuju pada arah kebijakan Federal Reserve. Menurut Dupoin Futures, setiap perubahan ekspektasi pasar terhadap kebijakan suku bunga akan berdampak langsung terhadap pergerakan dolar AS maupun imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat. Apabila muncul sinyal bahwa The Fed akan lebih akomodatif atau membuka peluang pelonggaran kebijakan moneter, maka tekanan terhadap dolar berpotensi meningkat sehingga memberikan ruang lebih besar bagi harga emas (XAUUSD) untuk melanjutkan kenaikannya.
Sebaliknya, apabila data ekonomi Amerika Serikat kembali menunjukkan hasil yang kuat dan mendorong ekspektasi suku bunga tinggi bertahan lebih lama, maka ruang kenaikan emas dapat menjadi lebih terbatas. Dalam situasi tersebut, investor cenderung mengalihkan dana ke aset berbasis dolar yang menawarkan imbal hasil lebih menarik dibandingkan emas.
Secara keseluruhan, Dupoin Futures menilai prospek harga emas (XAUUSD) masih cenderung positif. Breakout dari fase sideways, keberhasilan keluar dari pola Bullish Pennant, serta konfirmasi Double Bottom menjadi kombinasi sinyal teknikal yang memperkuat peluang kenaikan menuju area 4.354 dan bahkan 4.483 apabila momentum beli tetap berlanjut. Kendati demikian, investor tetap disarankan untuk memantau perkembangan negosiasi geopolitik, arah pergerakan dolar AS, serta kebijakan Federal Reserve, karena faktor-faktor tersebut akan menjadi penentu utama apakah reli emas (XAUUSD) mampu berlanjut atau justru mengalami fase konsolidasi dalam waktu dekat.
Artikel ini juga tayang di VRITIMES


